Prosesi peletakan batu pertama Pondok Pesantren Faidul Mafahim resmi dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025 di Jalan Lintas Timur RT 004 RW 002, Kampung Penawar Rejo, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang. Dalam suasana yang penuh khidmat, prosesi ini bukan hanya sekadar kegiatan simbolik dari awal berdirinya sebuah bangunan biasa, melainkan satu tanda mengawali sebuah sejarah panjang yang akan terus diingat oleh seluruh insan dalam ikatan kekeluargaan pesantren Faidul Mafahim sampai kapanpun.
Agus. H. Muhammad Mutawakkil Alallah Kafabih, S.PSi M.Ag atau Gus Kafabih, putra pertama dari KH Muhammad Luthfi yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Inaaroh Batang (Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Batang sekaligus Wakil Katib PWNU Jawa Tengah) dan Aning. Alfi inayah, S.M. mendirikan pesantren Faidul Mafahim ini sebagai bentuk ikhtiar keterlibatannya mencetak generasi penerus bangsa yang religius, berakhlakul Karimah dan berwawasan global.
Dalam sambutannya, Gus Kafabih menyampaikan “Pondok pesantren ini kami dirikan bukan hanya untuk mencetak santri yang alim dalam ilmu agama, tetapi juga cakap dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,”
Harapan ini jelas selaras dengan nilai-nilai yang harus selalu tumbuh dan berkembang ditengah kondisi sosial masyarakt sekarang. Dalam alur perkembangan zaman yang semakin menuju ketidakteraturan seperti saat ini, terlibat secara aktif dalam menyiapkan pondasi karakter anak-anak bangsa adalah wujud implementasi dari sebuah langkah kongkret yang wajib didukung oleh seluruh elemen masyarakat untuk menuju masa depan lebih baik.
Pesantren Faidul Mafahim yang berdiri di bawah naungan Yayasan Marwah Digdaya Paradigma, tidak hanya fokus pada pendidikan kepesantrenan, melainkan juga mengembangkan ruang pendidikan formal melalui SMA Faidul Mafahim (SMAFAMA) dengan visi cerdas, berakhlak, dan berwawasan global. Gus Kafabih juga menambahkan bahwa Pesantren Faidul Mafahim dan SMAFAMA akan resmi membuka pendaftaran santri/peserta didik baru di tahun ajaran 2026/2027.
Dalam agenda yang juga dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat sekitar ini, Pengasuh Yayasan Diwangkara Pojok Cendekia, KH Ja’far Shodiq menyampaikan bahwa berdirinya Pesantren Faidul Mafahim di Tulang Bawang akan menjadi penopang baru dalam menguatkan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta benar-benar akan menjelma menjadi titik central dari sebuah perkembangan sumber daya manusia yang tidak hanya religius, tetapi benar-benar unggul dalam aspek krusial lain untuk menjawab tantangan zaman yang semakin maju ini.
Acara peletakan batu pertama pun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta kelancaran pembangunan pesantren semoga dalam beberapa waktu ke depan, Pesantren Faidul Mafahim beserta SMAFAMA dapat segera menjadi pusat pendidikan unggulan di Kabupaten Tulang Bawang, bahkan di Indonesia pada umumnya.

0 Komentar